2026-07-28
Tanggal: 18 Januari 2026 Lokasi: Distrik Baqiao, Xi'an, Tiongkok
Jenis Gangguan: Gangguan Tanah Resistansi Tinggi (Dua Kabel) Insinyur: Li Hao, Yang Liuen
Peralatan: Penguji Isolasi XHMR-5kV, 502 TDR, 503 Pinpointer, 507 Path Finder, Kapasitor Pulsa 40/6
Jaringan distribusi bawah tanah 10kV di Baqiao memerlukan diagnosis mendesak pada dua kabel antara sakelar tegangan tinggi dan sakelar isolasi transformator. Kabel A adalah kabel tembaga 880 meter 8,7/10kV YJV 3×95mm² dengan satu sambungan perantara. Kabel B adalah kabel aluminium 80 meter 8,7/10kV YJLV 3×50mm² tanpa sambungan. Kedua kabel mengalami gangguan layanan akibat dugaan gangguan tanah resistansi tinggi, yang menuntut lokasi gangguan yang cepat untuk meminimalkan durasi pemadaman.
![]()
Langkah 1: Pengukuran Resistansi Isolasi — Penguji XHMR-5kV pada 2500V DC mengkonfirmasi gangguan fasa tunggal pada kedua kabel. Kabel A: fasa C ke tanah pada 0,05 MΩ dengan fasa sehat melebihi 40 GΩ. Kabel B: fasa A ke tanah pada 0,03 MΩ dengan fasa sehat di atas 10 GΩ. Pembacaan yang sangat rendah ini menetapkan sifat resistansi tinggi dari kedua gangguan.
Langkah 2: Identifikasi Jalur — Kabel A memiliki catatan rute yang ada. Kabel B memerlukan pelacakan aktif menggunakan pencari jalur 507 dalam mode koneksi langsung, berhasil memetakan rute bawah tanah sepanjang 80 meter dalam hitungan menit.
![]()
![]()
Langkah 3: Baseline TDR dan Pra-lokasi Flashover HV — TDR 502 menetapkan jejak baseline pada 880m (Kabel A) dan 80m (Kabel B). Energi tegangan tinggi disuntikkan melalui transformator operasi dan kapasitor pulsa 40/6 yang melepaskan muatan melalui celah bola ke setiap fasa yang rusak. Analisis bentuk gelombang flashover mengidentifikasi gangguan Kabel A pada 386 meter dan gangguan Kabel B pada 30 meter dari terminal uji masing-masing.
Langkah 4: Penentuan Lokasi Akustik — Penentu lokasi sinkron akustik-magnetik 503 mengkonfirmasi kedua pra-lokasi dengan tanda pelepasan muatan yang jelas. Kabel A menunjukkan suara pelepasan muatan maksimum dengan getaran tanah pada sekitar 380 meter. Kabel B menunjukkan puncak pelepasan muatan akustik pada sekitar 30 meter, memungkinkan penandaan penggalian yang tepat di kedua lokasi gangguan.
![]()
| Metrik | Kabel A | Kabel B |
|---|---|---|
| Baseline TDR | 880m | 80m |
| Jarak Flashover | 386m | 30m |
| Konfirmasi Akustik | ~380m (pelepasan muatan + getaran maks) | ~30m (pelepasan muatan maks) |
| Status | Berhasil Ditemukan | Berhasil Ditemukan |
Efisiensi Alur Kerja Terpadu — Kedua kabel didiagnosis dalam satu hari lapangan menggunakan rangkaian XZH TEST. Kompatibilitas instrumen yang mulus antara pengukuran isolasi, pelacakan jalur, pra-lokasi TDR, dan penentuan lokasi akustik menghilangkan gangguan alur kerja.
Kebutuhan Flashover HV — Gangguan pada 0,03–0,05 MΩ memerlukan injeksi energi tegangan tinggi untuk penangkapan bentuk gelombang; TDR tegangan rendah saja tidak cukup, memvalidasi flashover HV untuk skenario gangguan resistansi tinggi yang menantang.
Wawasan Pemeliharaan Preventif — Gangguan Kabel A pada 386m, di luar sambungan perantara, menunjukkan kerusakan sambungan sebagai akar penyebabnya. Temuan ini mendukung perencanaan penggantian proaktif untuk sambungan berusia serupa di seluruh jaringan.
Peralatan yang Digunakan: Penguji Isolasi XHMR-5kV · Pra-lokasi TDR 502 · Penentu Lokasi Akustik-Magnetik 503 · Pencari Jalur Kabel XHGX507 · Kapasitor Pulsa 40/6